Monday, 25 November 2013

Jadi Ibu (1)

Alhamdulillah Yaa Allah swt akhirnya saya bisa menyempatkan waktu (yang sebagian besar habis saya gunakan untuk tidur dan main sama si Kecil - eitts iya saya sudah punya anak -) untuk menulis lagi. Begitu banyak yang saya ingin ceritakan karena kejadian demi kejadian indah terjadi bertubi-tubi dalam kehidupan saya satu tahun terakhir ini. Yang pertama adalah kehamilan. Ceritanya saya tidak sadar kalau saya hamil, saya masih naik motor, loncat-loncatan, makan junkfood, minum soft drink dan jajan pinggir jalan. Sampai suatu ketika suami saya sadar kalo ada 'sesuatu' yang berubah di tubuh saya. kemudian dia saranin untuk test kehamilan pake test pack. dan Alhamdulillah garisnya dua. itu masih percobaan pertama, pake testpack yang agak murah. kami berdua agak-agak ga percaya (daripada ternyata uda happy2 dan tes di RSIA dan ternyata ga hamil, khan amsyoong). jadinya kami memutuskan untuk membeli testpack yang agak mahalan (yang menurut apotekernya paling mak joss akuratnya). dan alhamdulillah memang sudah rejeki dan Allah swt mendengar doa kami. hamillah saya. perasaan pertama saya adalah seneng campur aduk kaget, takut, nervous dll. pertama karena kami belum memiliki rumah sendiri, dan kami memelihara kucing. ahhh, dengan hamilnya saya ini ternyata banyak sekali yang harus kami pikirkan. singkat cerita si Ciyus (kucing kami) di taruh di luar, ga boleh masuk kerumah bahkan hanya sejengkal jari dia yang imut2. kesian juga sih liat matanya yg pengen banget masuk rumah. tapi apa boleh buat demi si calon dedek. Cerita periksa pertama juga ga kalah seru, kami memilih RSIA Tambak karena sudah diperiksa oleh dr. Oni Khonsa bahkan sebelum saya hamil dulu, jadi karena dr. Oni sudah tahu riwayat kesehatan rahim saya jadi kami putuskan ke sana (walau harus antri sampai jam 1 malam dan menguras kocek karena RSIA ini dan juga layanan prima dr.Oni lumayan mahal). hasilnya, saya diperiksa dengan alat bernama transvaginal untuk mengecek keadaan janin saya yang masih kecil sekali. diketahui usia 6 minggu 3 hari, sudah masuk ke rahim, denyutnya ok, dan insyaallah siap untuk berkembang. kami curhat kalo di rumah kami pelihara kucing, dan saya pun disarankan untuk tes darah awal ini berguna men-cek potensi toksoplasma dan campak jerman. hasilnya yang kami terima seminggu kemudian adalah alhamdulillah saya bebas dan sudah kebal tokso, pun saya tidak terkena campak jerman. cumaaa ... saya didiagnosa kurang kalsium dan anemia. ahh ... tapi saya berpikir positif, bahwa kita harus yakin Allah swt menyediakan obat bagi semua penyakit. akhirnya saya dan suami pulang dengan vitamin segepok. oiya harga cek darahnya adalah sejuta lebih .. uhuk. belum bayar dr. nya belum vitamin nya, belum administrasinya. kami pulang dengan kantong kosong namun hati kami begitu penuh. ah kami akan jadi orang tua dan itu sudah cukup. usia 2 bulan saya flu berat dan demam tinggi. berat badan saya turun pun daya tahan tubuh saya. menderita sekali, walau tidak boleh minum obat, akhirnya saya minum paracetamol untuk menurunkan demam, daripada saya tidak selera makan, demi si jabang bayi, insyaallah yg terbaik. bulan ketiga- bulan kelima saya benar2 makmur, Ibu saya tercinta datang untuk merawat saya yang masih amatir urusan kehamilan. berat badan saya pun berangsur naik, si dedek juga sehat. alhamdulillah. nah pas Ibu saya pulang kembali ke kampung halaman di Malang, saya sudah bisa me-manage makanan dan kesehatan diri saya sendiri, alhamdulillah sampai minggu ke 38 dimana si dedek dilahirkan, saya sehat walafiat. tapiii ... selama itu saya jadi anak badung di kantor, absen saya acak kadul. kalo lagi ndak kuat banget buat ngantor saya bolos, atau kalopun datang ke kantor saya pasti telat. kalo di kantor sudah pusing dan lemes ta terkira saya pulang meskipun belum waktunya. saya berpikir, ah sudahlah kalau dipaksa saya bisa stress nantinya. masalah dinas luar juga begitu, saya benar2 menghindari naik pesawat, sekalinya naik pesawat pas sudah minggu ke 28 itupun karena benar2 dinas yang membutuhkan saya, jadi harus dipaksakan walau sepanjang jalan berdoa supaya tidak terjadi apa-apa. minggu ke 36 jatuh pada tgl 2 agustus, menjelang lebaran saya dan suami sudah siap tiket pulang ke Malang. karena kondisi kehamilan, saya tidak boleh melakukan perjalanan jauh, akhirnya saya memutuskan untuk melahirkan di jakarta. dari tgl 6 september (HPL saya) Ibu berencana datang untuk membantu persiapan di tgl 28 agustusnya, eeeeeeeh tgl 27 agustus saya pecah ketuban. next Jadi Ibu (2)

1 comment:

  1. Thanks For.. Sharing Information...Your website is very nice..

    This is Sarkari Result From India.. Click Here To Open link and Get Your Latest Jobs, Admit Cards, Result, ANswer Key & many more.. thanks..

    Nice Site...............

    Sarkari Result
    Sarkari Results
    sarkariexam
    Sarkari Result 2019
    sarkariresult
    sarkari job
    sarkariexam result
    sarkari naukri in up
    rojgar result
    sarkari result in hindi

    ReplyDelete